Prosesi Pelantikan

*PC ISNU Kabupaten Malang 2018-2023 Dikukuhkan*

Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (ISNU) Kabupaten Malang periode 2018-2023 dikukuhkan oleh Pengurus Pusat ISNU.
Kegiatan yang dikemas dalam acara Pelantikan ISNU dan Orasi Ilmiah dilaksanakan di pendopo kabupaten Malang pada jum’at, (16/11/2018).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dewan Penasehat PP ISNU sekaligus Ketua PW ISNU Jawa Timur, Prof. Mas’ud Said Ph.D., Wakil Bupati Malang sekaligus Pelaksana Tugas Bupati, Drs. H. Muh. Sanusi, MM. Ketua LP Ma’arif PW NU Jawa Timur, H. Noor Shodik Askandar, SE., MM. Rois Syuriah NU kabupaten Malang KH. Fathul Hija, Ketua PC NU Kabupaten Malang Dr. Umar Usman, Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Timur. Tampak hadir pula para Ketua ISNU Cabang Kota Malang, Kota Batu serta para pengurus Wilayah ISNU Jawa Timur. Tidak ketinggalan hadir juga beberapa dewan Pakar ISNU PW Jatim serta Rektor Unira. Disamping itu juga dihadiri lebih dari 300 undangan dari berbagai kalangan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan SK oleh Sekretaris PW ISNU Jawa Timur Muh. Dawud, yang dilanjutkan pengukuhan oleh Dewan Penasehat PP ISNU sekaligus Ketua PW ISNU Jawa Timur.

Mengawali sambutan, KH. Abdullah Sam atau yang lebih populer dijuluki Kyai Sableng dengan lugas mengatakan bahwa ISNU yang lahir pada 19 Nopember 1999 adalah banom termuda NU, dan menjadi anak ajaib tetapi harus tetap sholeh dan sholehah.

Lebih lanjut disampaikan Kyai Syam yang sekaligus Ketua Cabang ISNU kabupaten Malang terlantik, bahwa ISNU kabupaten Malang harus punya kemampuam prediktif yang kuat sehingga bisa dijadikan patokan untuk kajian kebijakan.

“Sarungan harus dijadikam simbol suatu karakter, dan ISNU harus mampu jadi ilmuwan yang sarungan”, papar Kyai Syam dalam mengakhiri sambutannya.

Ketua PC NU Kabupaten Malang, Dr. Umar Usman dalam sambutannya mengatakan bahwa ISNU harus menjadi penstimulator budaya bangsa dalam membangun bangsa yang cepat, hebat dan maju.

“ISNU Kabupaten Malang harus bisa memberikan bentuk konkrit program yang mampu mensuport pembangunan di ranah pedesaan di kabupaten Malang”, tegas Dr. Umar.

Sementara itu Pelaksana Tugas Bupati Malang yang juga Wakil Bupati Malang Drs. H. Moh Sanusi MM. menegaskan keberadaan ISNU di kabupaten Malang harus mampu menjadi lentera dan motor penggerak bagi pembangunan di pedesaan.

“Harus ada ide-ide kreatif yang brilian dari ISNU serta mampu membangun dengan pola kontruksi pembangunan desa yang sesuai dengan potensi yang dimiliki agar program memberdayakan desa bisa berhasil dengan baik”, tandas Sanusi.

Lebih lanjut dikatakan Sanusi, “ISNU harus jadi lokomotif pembangunan desa, banyak persoalan yang menanti untuk dibantu mencari solusinya dengan konsep dan model pembangunan pedesaan yang profesional dan berdaya guna yang optimal dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan yang ada di kabupaten Malang”, pungkas Sanusi yang juga pernah mondok di pesantren 10 tahun.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Mas’ud Said Ph.D dalam paparannya menjelaskan ISNU kabupaten Malang harus mampu menjadi pilar bagi pembangunan serta pengembangan row model yang sesuai dengan potensi desa.

“ISNU harus mampu mewujudkan jiwa ISNU yang kuat, NU yang hebat dan Kabupaten Malang bermartabat”, papar Prof. Mas’ud.

Lebih lanjut Prof. Mas’ud menjelaskan ISNU harus menjadi punggawa-punggawa pembangunan yang kuat, mempunyai komitmen yang tinggi, kemampuan mengembangkan literasi serta mampu menciptakan pemerintahan daerah yang profesional.

“ISNU harus menangani desa, memilih tantangan yang sulit dan menantang, penguatan kualitas pimpinan dengan dikembangkan ke proliferasi atau berfikir untuk membangun dengan pola sinergitas bukan untuk diri sendiri”, tutur Prof. Mas’ud yang juga Guru Besar di Unisma.

Kegiatan Pelantikan dan Orasi ini ditutup dengan do’a yang dilanjutkan dengan ucapan selamat kepada pengurus ISNU Cabang Kabupaten Malang serta ramah tamah. (Khoi Rul)

Leave a Comment